Tanah Air


Tak pernah ada hak bagi kita untuk memilih terlahir lewat "rahim" seorang Ibu manusia seperti apa.


Jika pada akhirnya pun jalan hidup menjadi berat tidaklah dibenarkan pula bahwa ini adalah salah jalan karena kelahiran kita.


Demikian halnya kita pun juga tak pernah memiliki kesempatan memilih di Negeri mana kita ditempatkan.


Disini lahir dan ada kita, disinilah rumah dan istana kita.


Bersama mari kita muliakan lahir dan ada kita, bersama kita bangun, kita rawat, kita jaga rumah dan istana kita.....








Photo Credit: The candi penataran by sou-tang

0 Komentar untuk "Tanah Air"

Back To Top